Peuyeum Bandung

Inilah Keunikan Rasa Peuyeum Bandung - Bolu Susu Lembang

Peuyeum Bandung

Indonesia adalah negara yang kaya akan keanekaragaman kuliner. Setiap daerah memiliki makanan khasnya sendiri, dan salah satunya adalah Peuyeum Bandung. Peuyeum Bandung adalah makanan tradisional yang berasal dari daerah Sunda, Jawa Barat, Indonesia. Makanan ini terkenal dengan cita rasanya yang unik, yaitu gurih dan manis. Artikel ini akan membahas sejarah Peuyeum Bandung dan memberikan resep sederhana untuk Anda coba di rumah. Max4D

Sejarah Peuyeum Bandung

Peuyeum Bandung, juga dikenal sebagai tapai ketan, merupakan makanan tradisional Indonesia yang sudah ada sejak zaman dahulu. Makanan ini dihasilkan melalui fermentasi beras ketan dengan bantuan ragi. Peuyeum Bandung biasanya dijual dalam bentuk padat yang memiliki warna kuning dan tekstur yang agak lengket. Rasanya yang manis dan gurih membuatnya menjadi camilan yang populer di Jawa Barat.

Selain sebagai camilan, Peuyeum Bandung juga sering digunakan sebagai bahan dasar dalam pembuatan berbagai jenis kue dan makanan penutup di daerah Sunda. Makanan ini memiliki nilai historis dan budaya yang kuat dalam masyarakat Sunda dan seringkali dihadirkan dalam berbagai upacara adat, seperti pernikahan, pertemuan keluarga, dan acara penting lainnya.

Resep Peuyeum Bandung

Berikut adalah resep sederhana untuk membuat Peuyeum Bandung di rumah:

Bahan-bahan:

  • 1 kg beras ketan
  • 2 sdm ragi tape
  • Air matang

Langkah-langkah:

  1. Cuci beras ketan hingga bersih dan rendam dalam air selama 6-8 jam atau semalaman. Pastikan beras ketan terendam sepenuhnya.

  2. Setelah beras ketan direndam, tiriskan airnya. Siapkan cetakan atau wadah yang akan digunakan untuk fermentasi.

  3. Masukkan beras ketan ke dalam cetakan atau wadah tersebut dan ratakan. Taburkan ragi tape secara merata di atasnya.

  4. Tutup cetakan atau wadah dengan kain bersih atau plastik wrap. Biarkan beras ketan difermentasi selama 2-3 hari pada suhu kamar. Pastikan untuk menjaga kebersihan selama proses fermentasi.

  5. Setelah fermentasi selesai, Peuyeum Bandung siap dihidangkan. Biasanya memiliki warna kuning dan rasa yang manis serta gurih.

Anda dapat mengonsumsi Peuyeum Bandung sebagai camilan atau menggunakannya dalam berbagai resep kue dan makanan penutup, seperti nagasari, lemper, atau dadar gulung.

Peuyeum Bandung adalah makanan yang menggambarkan kekayaan budaya Indonesia dan menjadi bagian penting dalam tradisi kuliner Sunda. Cobalah resep ini di rumah untuk merasakan cita rasa unik dari makanan tradisional ini dan memahami lebih dalam sejarah dan kearifan lokal di Indonesia. Selamat mencoba!

 
 

 

Komentar

Postingan Populer